Review Film Stand By Me Doraemon, Film Favorit Semua Kalangan

Stand by Me Doraemon

Siapa yang tidak mengenal tokoh kartun Doraemon dan Nobita? Tokoh kartun favorit di semua kalangan ini memang sering membuat film-film layar lebar salah satunya adalah Film Stand by Me Doraemon.

Kisah persahabatan yang menggerus hati

“La, la, la, aku sayang sekali Doraemon”

Film Stand By Me Doraemon berhasil menjadi film laris di Jepang, Indonesia dan Negara lainnya. Film ini menyajikan plot-plot familiar dari cerita Doraemon biasanya. Mengadaptasi dari empat chapter kisah aslinya di manga, Film Stand By Me Doraemon mengisahkan awal mula pertemuan Doraemon dan Nobita, hingga saatnya kebersamaan itu harus menghilang. Kebersamaan terkadang menjadi hal yang kurang di hargai dalam setiap insan. Namun saat kebersamaan hilang, baru kita menyadari bahwa orang tersebut penting dalam kehidupan. Momen yang mengharukan bisa dirasakan dalam film ini. Film Stand By Me Doraemon ini ingin menunjukkan betapa pentingnya keberadaan Doraemon di kehidupan Nobita.

Baca Juga : Review Film Cek Toko Sebelah, Film Karya Ernest Prakarsa

Sinopsis Stand By Me Doraemon

Bermula dengan kedatangan Sewashi, cucu dari cucu Nobita, yang datang ke rumah Nobita dari abad 22 bersama Doraemon. Doraemon diberikan misi oleh Sewashi untuk membantu Nobita menemukan kebahagiaan sekaligus memperbaiki masa depannya. Mau tak mau harus di lakukan karena ia tidak akan bisa kembali ke masa depan sebelum misinya tersebut berhasil. Setiap hari Doraemon selalu membantu kesulitan Nobita dengan benda-benda dari dalam kantong ajaibnya. Ia memperkenalkan baling-baling bambu yang bisa membuat Nobita terbang di udara. Pintu kemana saja yang membuat Nobita lebih cepat sampai tujuan ke mana saja yang ia mau bahkan tidak pernah terlambat sekolah. Jubah penghilang yang membuat Nobita bisa mengalahkan dan mengerjai Gian dan Suneo. Roti penjiplak yang membuat Nobita bisa mengerjakan soal ujian dan tidak lagi mendapatkan nilai nol. Nobita erasa sangat bahagia dan menjadi orang yang beruntung berkat bantuan kantong ajaib Doraemon, alhasil ia pun menjadi ketergantungan pada Doraemon.

Suati hari, mereka melihat masa depan Nobita. Foto masa depan Nobita memperlihatkan bahwa di masa depan Nobita akan menikah dengan Shizuka. Hal ini tentu saja membuat Nobita sangat bahagia. Namun, di sisi lain Doraemon merasa sedih karena artinya tugasnya sudah selesai dan ia harus segera pulang ke masa depan.

Bagaimana dengan Nobita? Apakah ia akan baik-baik saja tanpa Doraemon?

Suatu pagi, Nobita merasa sangat sedih karena tidak bisa lagi bertemu dengan Doraemon. Tiba-tiba ia teringat dengan alat yang ditinggalkan doraemon di dalam lemari. Ia mengambilnya dan menemukan “Ramuan pembohong”. Jika ia meminumnya, maka semua yang ia katakan adalah kebohongan. Nobita pun memanfaatkan ramuan itu untuk mengerjai balik Suneo dan Gian. Berhasil mengerjai Suneo dan Gian tidak membuat Nobita senang karena hal yang benar-benar ia inginkan sekarang adalah Doraemon. Ya, Nobita menginginkan Doraemon kembali. Sesampainya di rumah, Nobita mengatakan bahwa “Doraemon tidak akan kembali.” Betapa kagetnya Nobita tiba-tiba melihat Doraemon di kamarnya. Ternyata itu semua karena ramuan pembohong yang dia minum dimana saat dia mengatakan “Doraemon tidak akan kembali” maka itu berarti “ Doraemon akan kembali” karena yang diucapkannya adalah kebohongan.

Produksi Film

Sutradara Stand By Me Doraemon, Ryuichi Yagi dan Takashi Yamazaki, serta rumah produksi Shin-ei Animation co., Ltd, Shirogumi Inc., dan Robot Communication Inc., memproduksi film Doraemon menggunakan animasi 3D Computer Graphics dengan sangat baik. Pembentukan karakternya sendiri membutuhkan waktu satu tahun untuk menangkap emosi dan gerakan yang nyata. Animasinya sangat cantik, dan tentu saja tidak menghilangkan ciri khasnya. Yuk bernostalgia menonton live streaming Stand By Me Doraemon di Vidio Premier, dan jangan lupa siapkan tisu saat menonton.

 

(Visited 25 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *